PUISI

Kusut di Tepi Musim

Kelopak bunga itu layu,

Gontai menahan untaian kembang harapan,

Kulihat tangkai renta berjalan mengais sebuah harapan,

Harapan menghilangkan kerentanan,

Sorot matanya mulai memudar,

Anehnya lambaian tangan sopan dari tangkai lain, justru melumpuhkan binar

Kusut bunga layu menepi kembali

Memandang langit…

Berharap fotosintesis berjalan semestinya..

Namun, pohon menutupi

Lagi-lagi

Sorot matanya mulai memudar

Karya: Aditya Permana
24 Juni 2026