Menarik Tirani di Bulan Juni
Gerbang tinggi di depan menjulang
Senin kemayu, 22 Juni berderang!
Melangkah pelan tapi bersamaan
Bersama menuju perubahan
DPR kokoh berdiri membisu
Penuh tahi politik menjahit isu
Sementara di luar, kami berseru
PMII bersuara sesuatu yang keliru
Bukan sekadar sorak juga teriak
Tetapi keadilan yang terkoyak
Di terik matahari dan aspal mendidih
Kami menolak tunduk pada pedih
Wahai tuan juga nyonya di sana!
Dengarkanlah penderitaan kami yang nyata!
Kalian hanya bersandiwara belaka
Sedang kami mengorbankan nyawa
Melangkah bersama, dengan tangan terkepal
Mengawal bangsa agar tak gagal
Senin kemayu, 22 Juni berderang!
Melangkah pelan tapi bersamaan
Bersama menuju perubahan
DPR kokoh berdiri membisu
Penuh tahi politik menjahit isu
Sementara di luar, kami berseru
PMII bersuara sesuatu yang keliru
Bukan sekadar sorak juga teriak
Tetapi keadilan yang terkoyak
Di terik matahari dan aspal mendidih
Kami menolak tunduk pada pedih
Wahai tuan juga nyonya di sana!
Dengarkanlah penderitaan kami yang nyata!
Kalian hanya bersandiwara belaka
Sedang kami mengorbankan nyawa
Melangkah bersama, dengan tangan terkepal
Mengawal bangsa agar tak gagal